pu3> dulu saat aku duduk sendiri
mencoba untuk menerima semua yang terjadi olehku
tapi semakin lama aku diam
semakin tak kuasa aku menahan semua amarah yang ada di jiwa
ketika semua orang berbicara di telingaku tentang dia
rasanya tak kuasa aku untuk bersama mereka
tapi aku terus mencoba bertahan
meski hati ini hancur dan terluka
tapi aku tau
aku takkan lagi dapat memilikinya
tiap detik,jam,hari,bulan
aku coba diam tanpa kata
untuk membuat dia lebih mengerti sediki hatiku
tapiiii???
ternyata dia tak merasakan
dengan hati yang menangis setiap hari
aku coba untuk mencari kembali sosok pangeran yang mau dan mampu mengerti aku
tak lama aku menunggu itu senua
hingga pangeran itu datang menghampiriku
pangeran yang ada saat aku butuh dia
dia adalah sosok yang telah membuat aku lupa semuanya
"thank god"
Minggu, 28 Desember 2008
kembali
Diposting oleh TAK ADA YANG SEMPURNA di 08.21 0 komentar
Langganan:
Komentar (Atom)
.jpg)
